September 03, 2017

[review] 1Q84 Jilid 2 - Haruki Murakami


Judul: 1Q84 (Jilid 2)
Penulis: Haruki Murakami
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia
Halaman: 452


 Manusia belajar mencintai dirinya sendiri dengan mencintai dan dicintai orang lain

Sedikit demi sedikit pertanyaan pada 1Q84 Jilid 1 mulai terjawab. Hubungan antara dua tokoh utama, Tengo dan Aomame, juga mulai terlihat benang merahnya. Muncul beberapa tokoh baru dalam jilid kedua ini Tokoh-tokoh baru ini selain menjadi jembatan antara tokoh yang lain, juga menjadi bagian yang justru menimbulkan penasaran-penasaran baru mengenai kisah yang diceritakan sebelumnya. Alur yang tidak selambat buku pertama, sepertinya membuat aku lebih ‘bertahan’ untuk membaca dalm waktu yang cukup singkat. Nggak kayak buku pertama deh pokoknya. Malah penasaran pengen segera ngelanjutin buku ketiga.  

Konflik yang dimunculkan dalam jilid kedua ini juga beragam. Fuka Eri yang menghilang disaat novel Kepompong Udara masih menduduki novel paling laris, ‘teman wanita’ Tengo yang menghilang begitu saja, hingga sosok Pemimpin yang mulai diperlihatkan. Juga mulai dijelaskan maksud dari dua rembulan yang menggantung di langit. Orang Kecil dan Kepompong Udara tidak luput diceritakan dari mana asal-usulnya. Dari situ, baru deh terasa bagaimana surealisnya cerita 1Q84. Meskipun di bagian Orang Kecil, aku nggak terlalu paham maksudnya.

Menjelang akhir cerita, Tengo dan Aomame ‘dipertemukan’ dengan cara yang bikin menggigit hati. Boleh lah, dibilang Ala ala drama korea eh jepang.  

Penasaran deh sama jilid ketiganya -_-“
 


0 komentar:

 

tentangku © 2010

Blogger Templates by Splashy Templates